Kotak Suara Tiba di Gedung KPU Batam, Gudang Logistik Bocor

Detiknewsocean.com, Batam (Kepri) ~ Ribuan logistik berupa kotak suara dan bilik suara tiba di gedung KPU Batam, Sekupang, Kamis (22/11). Logisitik dibawa dari Pelabuhan Batuampar menggunakan lima truk kontainer dengan pengawalan polisi.

Ketua KPU Batam, Syahrul Huda mengatakan bongkar muat sedikit terkendala karena gudang yang akan menjadi tempat menyimpan logistik bocor dan ditakutkan bisa merusak logistik.

Kotak Suara Tiba di Gedung KPU Batam, Gudang Logistik Bocor
Pekerja membongkar kotak suara KPU yang baru datang, Kamis (22/11). Kotak suara ini disimpan di gudang logistik di Sekupang/Batam Pos.

“Karena bahannya dari kardus. Jadi kami sangat khawatir,” kata dia.

Ia menjelaskan kebocoran ini merupakan tanggung jawab dari persero. Pihaknya mengaku menyewa gudang dalam kondisi baik. “Kemarin kami sudah cek. Kondisi baik-baik saja. Tapi karena hari ini hujan jadi bisa ketahuan kebocorannya dimana saja,” ujarnya saat dilansir dari Batampos.

Ia menyebutkan total logistik yang tiba 14.342 kotak suara dan 6.152 bilik suara ini masih dalam plastik. Ia berharap kebocoran segera diatasi agar logistik bisa disimpan dengan aman tanpa khawatir.

“Iya kan sekarang udah masuk musim hujan. Jangan sampai logistik rusak sebelum digunakan,” sebutnya.

Untuk logistik lainnya yaitu surat suara, Syahrul mengaku masih menunggu pengiriman dari pusat. Berdasarkan daftar pemilih tetap hasil perbaikan (DPHP) II total surat suara untuk Batam sebanyak 676.479 ditambah dua persen.

“Surat suara tunggu informasi dari pusat,” imbuhnya.

Baca :

Sementara itu, Ketua Bawaslu Batam, Syailendra Reza sangat menyayangkan kebocoran gudang penyimpanan logistik. “Kami inginya penyimpanan aman. Jangan sampai saat hujan logistik basah dan rusak,” ungkapnya.

Ke depan logistik akan ini akan mendapat penjagaan dari pihak kepolisian. Mereka yang datang berkunjung harus mengantongi ijin dari KPU. “Nanti yang datang ke gudang harus izin dulu. Semua harus tercatat siapa yang masuk ke gudang,” sebutnya. (***)

Subscribe to receive free email updates: