Salahkah Aku Jadi Caleg, Mengapa di-"Kontaminasi"? Oleh Torotodou Zebua

Detiknewsocean.com ~ Hilangnya kepercayaan masyarakat kepada para Calon Legislatif (Caleg) sekarang ini, telah mencapai pada posisi yg tak dapat ditolerir. Kenapa tdk?

Salahkah aku jadi caleg,  Mengapa di-"kontaminasi"?
Torotodou Zebua, SE
Pimpinan Redaksi
Media Online:
Detiknewsocean.com
Tentu saja akibat trauma masa lalu. Baik Caleg pemula (pendatang baru), terlebih kepada para Caleg incumbent, sepertinya vonis mati dari warga yg selalu kedengaran.

Tak dapat dipungkirin, bahwa hilangnya kepercayaan terhadap para caleg tesebut diakibatkan "mereka" (Caleg), kebanyakan setelah duduk jadi melupakan visi-misi-nya, bahkan menurut pengakuan para TS (Tim Sukses), setelah menjadi anggota DEWAN, sanggup pula melupakan TSnya yang sudah lelah (capek) berjuang. Kualat.,..... Umpatan mereka menghardik.

Pengalaman pahit itulah yg membuat "trauma sosial" saat ini, tapi celakanya, salahkah aku menjadi caleg, mengapa di-kontaminasi"?

Bagi incumbent mungkin bisa disalahkan, dan itupun menurut hemat penulis bahwa bkn semua incumbent di-kontaminasi, apalagi caleg "pemula" Yang masih memulai langkahnya.

Tentu, kembali kpd kita semua pihak, sebaiknya kita harus berpikir positip untk satu komitment dgn memilih Caleg bukan karena suatu imbalan atau pemberian.

Sebaliknya, kepada para Caleg juga, dituntut "mampu" menghapus "trauma sosial" yg melanda warga saat ini. Menunjukkan karakter sesuai visi-misi-nya, sebagai solusi membangun kepercayaan, sehingga menjadi pribadi yg dirindukan dan diinginkan masyarakat. Slamat mencoba. Merdeka...... (By Oleh : Torotodou Zebua, SE)

Subscribe to receive free email updates: