Pecinan Lasem, Situs Plawangan dan Perahu Kuno Punjulharjo Dijadikan Cagar Budaya

Pecinan Lasem, Situs Plawangan dan Perahu Kuno Punjulharjo Dijadikan Cagar Budaya
Ilustrasi. Wisata di Lasem [Rembang-Jawa Tengah] Yang Harus Kamu Kunjungi. (faktadaerah)

Jakarta
, Detiknewsocean.com ~
Lasem adalah sebuah Kecamatan di Kabupaten Rembang, Jawa Tengah, Indonesia yang merupakan kota terbesar kedua di Kabupaten Rembang setelah kota Rembang.

Lasem dikenal juga sebagai "Tiongkok kecil" karena merupakan kota awal pendaratan orang Tionghoa di tanah Jawa dan terdapat perkampungan tionghoa yang sangat banyak tersebar di kota Lasem.

Di Lasem juga terdapat patung Buddha Terbaring yang berlapis emas. Selain itu Lasem juga dikenal sebagai kota santri, kota pelajar dan salah satu daerah penghasil buah jambu dan mangga selain hasil dari laut seperti garam dan terasi. Batik Lasem sangat terkenal karena cirinya sebagai batik pesisir yang indah dengan pewarnaan yang berani.

Sejak dahulu kota kecamatan ini terkenal sebagai Kota Santri. Peninggalan pesantren-pesantren tua di kota ini dapat kita rekam jejaknya hingga sekarang. Banyak ulama-ulama karismatik yg wafat di kota yg terkenal dgn suhu udara yg panas ini.

Sebut saja Sayid Abdurrahman Basyaiban (Mbah Sambu) yang kini namanya dijadikan jalan raya yg menghubungkan Lasem-Bojonegoro, KH. Baidhowi, KH. Khalil, KH. Maksum, KH. Masduki dll. Sebagian makam tokoh masyarakat Lasem ini dapat anda jumpai di utara Masjid Jami' Lasem.

Sejumlah kawasan di Kabupaten Rembang, Provinsi Jawa Tengah, sedang ditargetkan menjadi cagar budaya oleh Pemerintah Kabupaten Rembang.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Rembang, Dwi Purwanto mengatakan sebelumnya sudah ada lima bangunan bersejarah yang lebih dahulu ditetapkan sebagai cagar budaya.

Kelima bangunan yang telah terlebih dulu ditetapkan sebagai cagar budaya adalah bangunan induk dan pendopo museum R.A. Kartini, Ruang Mengajar R.A. Kartini, bangunan bekas Stasiun Kereta Api Lasem, Situs Terjan, serta struktur regol Museum R.A. Kartini.


"Beberapa kawasan dan bangunan kuno tersebut tersebar di beberapa tempat di daerah ini," kata Dwi, seperti yang dikutip dari Antara, Senin (09/09/19).

Ia mengungkapkan kawasan yang dimaksudkan adalah kawasan pecinan Lasem, Situs Plawangan, dan Situs Perahu Kuno Punjulharjo.

Selain ketiga kawasan itu, ada lima bangunan bersejarah yang akan diusulkan, yakni cungkup Makam P. Sedo Laut, bangunan bekas Stasiun Rembang, Kantor Polsek Lasem, Gedung Dekranasda, dan Kantor Pegadaian Rembang.

Pemkab Rembang menargetkan tiga kawasan dan lima bangunan kuno tersebut bisa ditetapkan menjadi cagar budaya tahun 2019.

Anggota Tim Ahli Cagar Budaya (TACB) Kabupaten Rembang, Edi Winarno, mendukung upaya penetapan kawasan maupun bangunan bersejarah menjadi cagar budaya.

Beberapa kawasan yang menjadi prioritas tahun ini, seperti Situs Plawangan, Pecinan dan Punjulharjo sebelumnya juga sering kali dilakukan penelitian.

"Untuk pelibatan TACB, nantinya tentu akan menelaah kembali sejumlah objek-objek yang diusulkan menjadi cagar budaya, termasuk berkonsultasi ke beberapa pihak, seperti Arsip Nasional Republik Indonesia," ujarnya.

Lihat juga:
Mengenal Diabetes Mellitus, Gejala, Pencegahan, & Mitos-Mitosnya
Beramai-Ramai Hentikan Komsumsi Hiu, Jaga Keseimbangan Ekosistem Laut
Kecanduan Penggunaan Ponsel Bisa Mengubah Otak
YPI Akan Kaji Ulang Keikutsertaan di Miss Supranational
Cita-Cita bisa Terhambat oleh Diri Sendiri

(DNO/Antara/Rjb)

Subscribe to receive free email updates: