3 Dari 6 Pelaku Pembunuhan Wartawan Di Labuhanbatu Berhasil Diringkus Polisi

3 Dari 6 Pelaku Pembunuhan Wartawan Di Labuhanbatu Diringkus Polisi
Lokasi penemuan jasad Maratua Parasian Siregar (42) Kamis (31/10). (Foto: onlinesumut)

Labuhanbatu (Sumut) - Detiknewsocean.com |
 Polres Labuhanbatu melakukan koordinasi dengan Polda Sumatera Utara (Poldasu) untuk pengejaran dan pencarian pelaku pembunuhan terhadap dua wartawan di Dusun VI Desa Wonosari, Kecamatan Panai Hilir, Kabupaten Labuhan Batu, Sumatera Utara (Sumut) melalui Jatanras Polda Sumatera Utara berhasil meringkus DS (30). 

DS merupakan salah satu tersangka pelaku pembunuhan sadis terhadap wartawan dan anggota LSM yakni Maraden Sianipar dan rekannya Martua Parasian Siregar alias Sanjai di Labuhanbatu,  Rabu (30/10/19) di Kebun PT.SAB / KSU Amelia Dusun IV Desa Wono Sari Kecamatan Panai Hilir Sumatera Utara.

Detiknewsocean.com melansir dari Japos.co, Rabu (6/11/19), menurut informasi dari Kepolisian Tersangka DS (30) di tangkap di rumah abangnya di Dusun Janji, Desa Sionom Hudom, Kecamatan Parlilitan, Kabupaten Humbahas, Sumatera Utara pada Selasa (5/11/19) malam oleh Tim Jatanras Polda Sumatera Utara yang didampingi Kapolsek Parlilitan dan Personilnya.

3 Dari 6 Pelaku Pembunuhan Wartawan Di Labuhanbatu Diringkus Polisi
Tersangka DS (30) di tangkap di rumah abangnya di Dusun Janji, Desa Sionom Hudom, Kecamatan Parlilitan, Kabupaten Humbahas, Sumatera Utara pada Selasa (5/11/19) malam oleh Tim Jatanras Polda Sumatera Utara yang didampingi Kapolsek Parlilitan dan Personilnya. (Photo: Japos/Aturan)

DS merupakan warga Desa Wonosari, Kecamatan Panai Hilir, Kabupaten Labuhanbatu yang diduga kuat ikut melakukan pembunuhan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 340 subs 338 KUHPidana.

Penangkapan berdasarkan Sp.Kap/436/XI/R.E.S/2019/Reskrim dengan laporan polisi: LP/61/X/2019/RES-4.2/P. Hilir tanggal 30 Oktober 2019 atas nama pelapor Wansenda Hendra.

Sebelumnya, Polres Labuhan Batu meringkus dua dari enam pelaku pembunuhan terhadap dua wartawan.

"Kedua tersangka pembunuhan Maraden Sianipar dan Martua Siregar berinisial VS (49) dan SH (50) yang merupakan warga sekitar lokasi kejadian," ujar Kepala Satuan Reserse Kriminal (Kasat Reskrim) Polres Labuhan Batu, AKP Jama Kita Purba, Selasa (5/11/19).

Jama lanjut mengatakan, ada empat orang lagi rekan kedua tersangka yang masih dalam pengejaran. 

"Mereka yang diburon itu berinisial DS, PR, M dan P," ujarnya.

3 Dari 6 Pelaku Pembunuhan Wartawan Di Labuhanbatu Diringkus Polisi
Tersangka VS dan SH, merupakan warga sekitar lokasi kejadian yang berhasil diringkus Reskrim Polres Labuhan Batu, Selasa (5/11/19). (Photo: Suara Aktual)

Polisi menduga para pelaku dengan keluarga sudah terlibat perselisihan, sehingga menaruh dendam dan merencanakan pembunuhan terhadap kedua orang wartawan tersebut.

"Tersangka VS dan SH masih menjalani proses pemeriksaan oleh penyidik untuk pengembangan lebih lanjut. Motifnya akan terungkap dalam pemeriksaan. Kedua tersangka ini pun mempunyai peranan masing-masing saat menghabisi kedua orang korban," katanya.

Masih menurutnya, VS mempunyai peranan memukul kedua korban menggunakan kayu bulat dengan panjang 1 meter. VS juga menyeret kedua korban setelah tidak berdaya ke dalam sebuah parit bekoan. SH juga turut menghantamkan balok secara berulangkali ke tubuh korban dan turut memasukkan kedua wartawan itu ke parit.

"Kedua pelaku pembunuhan ini kita jerat dengan Pasal 340 subs 338 Jo 55,56 KUHPidana. Adapun ancaman hukuman terberat dari pelanggaran pasal itu adalah hukuman mati, seumur hidup maupun hukuman 20 tahun penjara," sebutnya.

Sebelumnya, penemuan jasad korban ditemukan di dalam parit, pada Rabu (30/10/19) dan Kamis (31/10/19) lalu. Kedua wartawan yang tewas mengenaskan adalah Maraden Sianipar (55) warga jalan Gajah Mada, Rantauprapat dan Martua P Siregar alias Sanjai (42) warga Sei Berombang, Kecamatan Panai Hilir, Labuhan Batu. Kondisi kedua korban saat ditemukan penuh dengan luka bekas bacokan, tusukan dan hantaman benda keras. (Sg)

Lihat juga:
'Kawal Fit and Proper Test 10 Capim' Pegawai KPK Surati 10 Fraksi DPRKPK Sebut Praktik Mafia Migas Juga Terjadi di PES, Tak Hanya Petral
KPK Tersangkakan Eks Bos Petral Bambang Irianto, Kasus Mafia Migas
Polisi Amankan Barang Bukti Flashdisk Film Dewasa dari Oknum Guru Cabul
Capim KPK Nurul Gufron: SP3 Hal Yang Alami, Sesuai Pancasila
Wiranto Klaim 6.500 Aparat TNI dan Polri di Papua Sebagai Jumlah yang Kecil


Editor: Tonang

Subscribe to receive free email updates: